Bersedekahlah walaupun Sebiji Kurma

17 Dec 2010

Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka pahalanya untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan sesutau melainkan karena mencari keridhoan Allah. Dan apa saja yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup, sedang kamu sedikitpun tidak akan dianiaya (QS. Al-Baqaroh:273)

Dari Adiy bin Hatim ra. ia berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Takutlah kepada api neraka, walaupun hanya bersedekah separuh kurma.” (HR Bukhari Muslim)

Rasulullah saw. bersabda: “Peliharalah kamu dari api neraka meskipun dengan menyedekahkan sepotong kurma, dan perkenakanlah permintaan seorang peminta walupun dengan memberikan sepotong kuku hewan yang dibakar” (HR. Ahmad)

Seorang muslim dianjurkan untuk memperbanyak sedekah baik saat berkecukupan maupun dalam keadaan sempit (miskin), sesuai dengan kesanggupannya. Menafkahkan harta itu tidak diharuskan dalam jumlah yang besar. Dengan demikian semua muslim, termasuk pula kaum dhuafa mempunyai kesempatan yang sama untuk bersedekah. Kita tidak perlu menunggu menjadi orang kaya untuk bersedekah. Jika ada lintaan dalam hati akan bersedekah ketika telah kaya, yakinkanlah bahwa lintasan pikiran seperti itu datangnya dari syetan.

Diriwayakan Siti Aisyah Ummul Mukminin, bahwa beliau pernah bersedekah dengan sebiji anggur, dan di antara sahabat Nabi yang lainnya ada yang bersedekah dengan sebiji bawang. Meskipun demikian, bagi orang yang mampu, orang kaya dan berkecukupan tentulah sedekah dan dermanya harus disesuaikan dengan kesanggupannya. Sungguh amat janggal, bahkan memalukan, seseorang yang dikaruniakan harta yang berlimpah ruah tetapi bersedekah denga jumlah yang sama dengan sedekahnya orang-orang miskin. Dalam postingan sebelumnya, seseorang belum dikatakan dermawan sebelum ia mampu untuk menyedekahkan dari sebagian harata yang ia cintai.

Harta yang disedekahkan selain berfungsi membantu orang-orang yang lemah di sekitarnya, akan tetapi hal itu akan mendatangkan keberuntungan tersendiri bagi yang melakukannya. Orang yang berdekah selain ia telah memberantas sifat kikir yang ada di hatinya, tetapi berkat sedekahnya itu akan mendatangkan keberkahan dari hartanya. Keberkahan ini meliputi bertambahnya harta, mendatangkan ketentraman dan kebahagiaan. Di akherat nanti sedekah yang dilakukan merupakan naungan pada hari kiamat dan pelindung dari neraka. Sedangkan bagi orang kikir akan mendapatkan kerugian yang amat besar. Perhatikanlah hadis berikut:

Dari Abu Hurairah ra. Ia berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Setiap pagi datang dua malaikat untuk setiap hamba, yang satu berdo’a: “Ya Allah, gantilah orang yang menafkahkan hartanya.” dan yang lain berdo’a: “Ya Allah, binasakanlah harta orang yang kikir.” (HR. Bukhari Muslim)

Wallahu’alam Bisshowwab.

Artikel terkait: Kebajikan yang Sempurna



TAGS Sedekah Bersedkah separu kurma Pelindung dari api neraka Memberantas kekikiran


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post