Hiasan Neraka

3 Apr 2012

Allah berfirman “Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam syurga yang penuh kenikmatan, dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.” (QS Al-Infitaar:13-14)

Semua manusia pasti menginginkan untuk masuk syurga dan takut masuk neraka. Akan tetapi perhatikanlah kisah berikut:

Setelah Allah selesai menciptakan syurga kemudian memanggil malaikat Jibril, dan berfirman: “Wahai Jibril lihatlah syurga”. Atas perintah Allah Jibril melihat syurga. Setelah kembali Allah swt bertanya: “Wahai Jibril bagaimana keadaan syurga?”

Jibril menjawab: “Ya Allah seandainya manusia pernah melihat syurga pastilah mereka menginginkan masuk ke dalamnya”

Kemudian Allah merintangi syurga dengan berbagai kesukaran hidup di dunia, kemudia Allah swt berfirman: “Wahai Jibril lihatlah syurga sekarang!”. Maka malaikat Jibril melihat syurga. Setelah kembali Allah swt berfirman : “Bagaimana keadaanya sekarang?” Kemudian Jibril menjawab: “Ya Allah begitu hebatnya rintangan yang Engkau ciptakan, aku khawatir tak satupun manusia dapat memasukinya”

Kemudian Allah menciptakan Neraka Jahanam, setelah selesai Allah swt memanggil Jibril, kemudian berfirman: “Wahai Jibril lihatlah Jahanam!”. Atas perrintahNya Jibril berangkat melihat keadaan neraka dengan berbagai siksa yang ada di dalamnya. Setelah keembali Allah bertanya: “Wahai Jibril bagaimana keadaan Neraka”. Jibril menjawab: “Ya Allah sekiranya manusia pernah melihat Neraka, pastilah mereka takut memasukinya”

Setelah itu Allah menghias Neraka dengan berbagai kenikmatan hidup di dunia, kemudian berfirman: “Wahai Jibril lihatlah keadaanya sekarang!” Atas perintahnya Jibril melihat keadaan Neraka. Setelah kembali Allah swt bertanya: “Wahai Jibril, bagaimana keadaanya sekarang?” Jibril menjawab: “Ya Allah begitu hebatnya hiasan yang Engkau ciptakan, aku khawatir semua manusia terjebak masuk kedalamnya”

Jalan menuju syurga adalah segala perbuatan yang memberatkan, penuh dengan cobaan dan ujian. Shalat, puasa, zakat dan naik haji adalah perkara yang memberatkan, harus dijalaninya dengan kesabaran. sedangkan jalan menuju Neraka adalah perkara yang enak-enak, yang menyenangkan, seperti Judi, khamer, korupsi, zina dll. Tapi semua itu adalah dilarang oleh agama. Siapa yang melanggarnya akan mendapat siksa di neraka.

Seorang mukmin selalu diatur dengan berbagai aturan baik berupa perintah, maupun larangan. Seluruh aktifitas selalu ada aturanya. Dunia itu bagaikan neraka bagi seorang mukmin. Inilah perumpamaan yang disampaikan oleh Rasululah saw:

Dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah saw bersabda, “Dunia itu penjara bagi orang mukmin dan Syurga bagi orang kafir.” (HR. Muslim)

Agar kita terhindar dari jebakan neraka, maka ketika menemukan perkara yang menyenangkan tanyakanlah, apakah yang enak itu dilarang oleh agama. Jika dilarang maka yakinlah bahwa itu adalah hiasan neraka. Ketika menjumpai hal yang memberatkan, jika itu perintah agama, maka yakinkan pula itu merupakan rintangan syurga.

Wallahu’alam Bishowwab.

Baca pula: Permusuhan dengan Syetan


TAGS Syurga Neraka


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post