• 10

    May

    Meningkatkan Iman

    Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah, saat ditanya apakah iman bertambah dan berkurang. Beliau menjawab : “Iman bertambah sampai mencapai bagian tertinggi dari surga ketujuh. Dan iman juga menurun sampai mencapai bagian terendah dari lorong-lorong tambang di perut bumi”. Begitulah Iman, banyak penyebab yang bisa menaikkannya, memperkuatnya, dan membuatnya tumbuh berkembang, sebaliknya banyak penyebab pula yang menurunkan, melemahkan dan meruntuhkannya. Iman yang bertambah kokoh laksana akar pohon yang kuat menghunjam tanah, menopang batang yang menjulang subur, rindang, dan berbuah lebat, memberi keteduhan dan banyak manfaat. Sedangkan Iman yang turun merapuh akan mengotori jiwa, menjauhkan keadilan dan mendekati kedzaliman, menimbulkan kegersangan dan banyak kerusakan. Selaya
  • 24

    Jun

    Sabar dan Syurga

    Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala tanpa batas (QS. Az Zumar:10) Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah berserta orang-orang yang sabar (QS Al Baqarah: 153) Dari Anas ra. ia berkata, Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman: ‘Apabila Aku menguji seorang hambaKu dengan kebutaan pada kedua matanya kemudian ia sabar, maka Aku akan menggantikannya dengan syurga” (HR. Bukhari) Dikisahkan, ada seorang wanita yang mendatangi Rasulullah saw, kemudian berkata: “Sesungguhnya saya mempunyai penyakit ayan, dan aurat saya terbuka karenanya. Oleh karena itu mohonkanlah kepada Allah agar penyakit saya sembuh”. Beliau saw. kemudian bersabda: “Apabila kamu mau saba
  • 12

    Dec

    Amar Ma'ruf Nahi Munkar

    “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, memerintahkan kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar.” (QS. Ali Imran: 104) Kita sebagai seorang mukmin diperintahkan untuk menyeru kedalam kebaikan dan mencegah terjadinya perbuatan munkar. Aktifitas dakwah itu disebut amar ma’ruf nahi munkar. Rasulullah saw. bersabda: Sungguh jika Allah memberi petunjuk kepada seseorang melalui engkau (dakwah engkau) maka itu lebih baik bagimu daripada engkau memiliki onta merah. (HR. Muslim) Siapa pun yang melihat kemungkaran, maka hendaklah ia mengubah dengan tangannya, kalau tidak mampu, hendaklah mengubah dengan lisannya, kalau tidak mampu hendaklah mengubah dengan hatinya, dan itulah selemah-lemah iman. (HR. Bukhori-Muslim) Amar maR
  • 11

    Dec

    Kebaikan yang dipersaksikan

    Kebaikan yang dilakukan oleh seseorang akan membekas pada orang yang menyaksikannya. Jika ada seseorang telah berbuat baik, maka akan banyak orang yang membicarakan kebaikannya itu, bukan saja saat hidupnya, melainkan setelah mati pun orang terus mengenang akan kebaikan-kebaikan yang telah dilakukaknnya. Jasa-jasanya akan terus dibicarakan. Hal ini merupakan nilai baik bagi seseorang. Orang semacam inilah yang akan banyak ditangisi ketika meninggalnya. Orang ini pula yang merupakan gambaran dari kata-kata bijak berikut ini: Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum. Jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis. Begitu pula jika seseorang telah berbuat kejahatan. Kejahatannya akan membuat orang
  • 21

    Nov

    Halo dunia!

    Selamat Datang Blogdetik.com. Ini merupakan postingan pertama Anda. Silahkan Edit atau hapus postingan ini, dan mulai ngeblog!
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post